Dalam
konteks perekonomian suatu negara, salah satu wacana yang menonjol adalah
mengenai pertumbuhan ekonomi. Meskipun ada juga wacana lain mengenai
pengangguran, inflasi atau kenaikan harga barang-barang secara bersamaan,
kemiskinan, pemerataan pendapatan dan lain sebagainya. Pertumbuhan ekonomi
menjadi penting dalam konteks perekonomian suatu negara karena dapat menjadi
salah satu ukuran dari pertumbuhan atau pencapaian perekonomian bangsa
tersebut, meskipun tidak bisa dinafikan ukuran-ukuran yang lain. Salah satu hal
yang dapat dijadikan motor penggerak bagi pertumbuhan adalah perdagangan
internasional.
Perdagangan
internasional adalah perdagangan yang dilakukan oleh penduduk suatu negara
dengan penduduk negara lain atas dasar kesepakatan bersama. Penduduk yang
dimaksud dapat berupa antarperorangan (individu dengan individu), antara
individu dengan pemerintah suatu negara atau pemerintah suatu negara dengan
pemerintah negara lain. Melalui Globalisasi saat
ini ide mengenai Pasar
bebas dapat dilakukan dan saat ini menjadi pilihan bagi tata kelola
ekonomi dunia, pasar bebas atau perdagangan bebas adalah suatu keadaan
ekonomi yang lebih fokus dalam mengedepankan produksi serta penjualan produk
barang atau jasa tanpa adanya campur tangan pihak pemerintah. Contohnya yaitu seperti
Indonesia dalam menerapkan perdagangan bebas yang tidak menyeluruh pada
komoditas. Karena masih ada beberapa aturan pada komoditas yang berperan penting
dalam kehidupan masyarakat seperti, minyak, listrik, dan bahan pokok lainnya.
Perdagangan
bebas dalam tingkatan antar negara atau kelompok negara akan lebih diterapkan
dengan suatu aturan tentang pengurangan tarif atau penghapusan tarif barang
yang keluar maupun masuk pada suatu negara. Perbedaan tarif produk mengakibatkan penekanan negara mitra melalui
tarif dapat berubah menjadi siklus pembalasan yang tidak produktif, yang
umumnya dikenal sebagai perang dagang. Contohnya adalah perang dagang antara China dan Amerika Serikat.
Presiden Donald Trump pada tahun 2018 mulai menetapkan tarif dan hambatan
perdagangan lainnya pada Cina dengan tujuan memaksanya untuk melakukan
perubahan pada apa yang AS katakan sebagai praktik perdagangan tidak adil.
Tiap negara memiliki kondisi geografis dan sumber daya
manusia yang berbeda-beda. Karena itu, satu negara tidak dapat memenuhi
kebutuhannya sendiri. Inilah kemudian yang menjadi salah satu faktor pendorong
bagi negara-negara untuk melakukan kerja sama ekonomi internasional. Kerja sama internasional
sendiri merupakan bentuk hubungan yang dilakukan suatu negara dengan negara
lain untuk memenuhi kebutuhan rakyat dan kepentingan negara. Ada berbagai macam
bentuk kerja sama internasional, di antaranya : Kerja sama
ekonomi bilateral merupakan bentuk kerja sama ekonomi yang
melibatkan dua negara yang tujuannya adalah untuk saling membantu. Misalnya adalah kerja sama
antara Indonesia dengan Singapura atau Indonesia dengan Swedia. Kerja
sama ekonomi regional adalah kerja sama ekonomi yang diikuti oleh
beberapa negara di wilayah tertentu. Contohnya adalah kerja sama ekonomi di negara-negara
Asia Tenggara (ASEAN) atau negara-negara Eropa (MEE). Kerja sama ekonomi multilateral atau
internasional adalah bentuk kerja sama ekonomi yang melibatkan banyak negara
dan tidak terikat oleh wilayah atau area tertentu. Contoh kerja sama ekonomi multilateral adalah OPEC,
WTO, dan IMF. Kerja sama
ekonomi antarregional adalah kerja sama ekonomi antara dua
kelompok kerja sama ekonomi regional. Contohnya adalah kerja sama antara ASEAN dengan MEE.
Perkembangan
kondisi ekonomi yang ada saat ini menuntut kita untuk selalu “update” terhadap
perubahan lingkungan pemasaran
internasional yang terjadi, baik lingkungan internal juga lingkungan
ekternal perusahaan. Lingkungan ekternal terdiri dari lingkungan ekonomi,
hukum, sosial dan budaya dan lain sebaginya. Keberadaan lingkungan ekternal
bagi suatu perusahaan tidak dapat diabaikan begitu saja, dikarenakan
“kesadaran” pemasar untuk mengetahui perkembangan kondisi lingkungan ekternal
akan ikut serta dalam mempengaruhi program pemasaran yang tepat. Jika berbicara
mengenai strategik maka kondisi ekternal nantinya akan mempengaruhi strategi
yang akan dipergunakan oleh perusahaan.
Kondisi persaingan saat ini
menyebabkan perusahaan harus ikut serta sebagai pelaku dalam perdagangan
internasional jika ingin bertahan dan mendapatkan profit yang lebih. Keadaan
ini kemudian harus direspon cepat dengan berbagai cara atau strategi dari perusahaan yang
ada di tanah air yang pasarnya sudah jenuh dengan pasar nasional saat ini,
salah satu strategi ang ada di indonesi yaitu Franchising merupakan sebuah
perjanjian kesepakatan antara seseorang yang memiliki bisnis untuk dipergunakan
bisnisnya. Contohnya pada perusahaan Mc. Donal, Indomart, Alfamart, PizzaHut,
KFC dan masih banyak lagi.
Perdagangan
bisnis juga muncul dengan penekanan yang lebih tinggi pada keterampilan analitis,
misalnya, dan kita yang mendapatkan penjualan menemukan manfaat ini dalam hal
tindakan seperti Pemasaran Berbasis Akun. Jadi ada penelitian lain, seperti
optimasi mesin pencari web dan optimasi Media Sosial, yang memerlukan sikap
berbeda dari peran pemasaran tadi. Contohnya disini yaitu PT. Solusi Transportasi
Indonesia (Grab) yang sukses memasuki pasar internasional ,sebagai bagian dari
strategi ‘open platform’ untuk menciptakan ‘everyday superapp’ pertama di Asia
Tenggara. Grab akan menambahkan beragam layanan harian yang sering digunakan ke
dalam aplikasi Grab, bersama dengan para mitra unggulan, yang dapat menggunakan
GrabPlatform untuk mengintegrasikan layanan mereka dengan Grab. Perusahaan tersebut melakukan ekspansi bisnis atau memperluas atau memperbesar jaringan
bisnis suatu perusahaan pada sisi produksi serta pada sisi distribusi untuk mencapai efesiensi,
sehingga lebih kompetitif dan profit yang didapat perusahaan juga meningkat. Melalui ekspansi internal
dan eksternal ini, sebuah perusahaan akan mampu menjadi besar dan juga mampu
bersaing dengan kompetitornya. Perluasan
pasar yang dilakukan oleh perusahaan secara global membuat konsumen dan negara memiliki kesempatan untuk
tetap terpapar pasar dan produk baru. Hampir setiap jenis produk dapat dilihat
di pasar global: Makanan, pakaian, suku cadang, minyak, perhiasan, alkohol,
saham, mata uang, dan makanan. Perusahaan juga dijual: Bisnis, keuangan,
konsultasi, dan bisnis. Contohnya Perusahaan Coca - cola yang melakukan
diversifikasi produk diantara yaitu produk diet coke, frestea, ades, minute
maid, dan lain – lain.
Produk
yang dijual ke pasar internasional adalah ekspor, dan produk yang dibeli dari
pasar internasional adalah impor. Impor dan ekspor dicatat pada akun aktual
negara di neraca pembayaran. Mata uang dan nilai tukar Negara lain berbeda dengan
menjalankan perdagangan di negara sendiri atau domestik yang hanya menggunakan
satu mata uang. Perdagangan internasional dimungkinkan menggunakan beberapa
mata uang. Tergantung hubungan dagang dengan negara mana. Bila hubungan dagang
dengan Jepang misalnya, pembayaran atas barang impor menggunakan mata uang Yen.
Mata uang yang banyak digunakan negara-negara dalam perdagangan internasional
disebut hot money. Dollar Amerika (USD) merupakan salah satu
contoh hot money.
